Tulisan seseorang melambangkan bagaimana orang itu berpikir. menulis adalah kegiatan yang menampilkan ide ide yang ada di kepala kita dalam bentuk kata, ketika seseorang menulis tulisan, yang tertuang tidak hanya melambangkan isi yang ada di tulisan itu tapi juga urutan dan jalan pikir orang itu,(bagaimana seharusnya apa dimana kapan munculnya).
ketika kamu membaca tulisan seseorang yang tidak enak di baca, itu tidak sepenuhnya melambangkan bahwa penulisnya buruk dan dangkal, karena kadang tulisan yang tidak enak untuk dibaca dikarenakan urutan pemikiranya loncat loncat dan tidak stabil. sehingga kita sebagai ‘penerima ide’ kebingungan dan menganggap itu tulisan sampah.
makanya, kebutuhan untuk mempelajari bagaimana cara menulis sebuah tulisan dengan baik (secara umum) diperlukan. penyampaian ide adalah tujuan dari menulis itu sendiri (entah untuk orang lain atau diri sendiri) jika itu diperuntukan untuk diri sendiri tentu jelas tidak penting bagaimana itu ditulis, tapi ketika kita ingin menyampaikannya pada orang lain, keterampilan penyusunan ide dalam tulisan sangat dibutuhkan. karena ketika menyangkut orang lain, pemikiran pemikiran tersembunyi yang kita ‘tidak’ dituliskan dalam sebuah tulisan tidak akan terbaca, serta memori memori tentang urutan dan keberlangsungan momen tidak dimiliki oleh pembaca awam.
jadi ketika kamu mampir dan membaca sampah ini maka kamu adalah satu dari sekian orang yang tahan membaca keabstrakan, baru baru ini aku menyadari bahwa tulisanku sangat acak acakan, itu menyadarkan keabstrakan pemkiranku, ketidakstabilan fondasinya dan keraguraguan penulisnya, jadi sabar ya.