(Jangan dibuat ribut, hanya pemikiran dangkal)
Tadi saya ngeliat ngeliat stand-up comedy di youtube,dan ada satu yang menonjol dan ingin saya bahas. Bukan lucunya, tapi bahan yang dia omongkan.
Dalam sebuah event di sebuah cafe di jakarta, pandji berdiri ditengah dan ngelucu (entah apa sebutanya) ditengah kerumunan, di melawak dengan berbagai bahan yang menurut saya berat, dari politik hingga masalah joki. di awal acara, Pandji mendeklarasikan bahwa dia adalah salah satu anggota organisasi yang ingin melegalkan penggunaan ganja.
Ganja menurutnya, tidak memiliki alasan untuk di-illegalkan. alasan yang dikemukakan adalah, candu dan efek samping nya tidak lebih berbahaya dari pada rokok dan alcohol (yang notabene ngebuat nyandu dan berbahaya juga tapi tetep di legalkan), pertama dari alasanya itu sendiri tidak berpendirian pada suatu dasar akan ketidak-berbahayaan ganja, alasan yang dikemukakan hanyalah menghubungkan jika-maka pada kelegalan alcohol dan rokok ke masalah ganja, jadi menurut saya tidak lah relevan.
Alasan seperti itu bisa saja di balik dengan meng-illegalkan rokok, alcohol dan ganja.
Selain itu peng legalan ganja sendiri dapat membuka peluang bagi obat obatan dan sodara sodaranya untuk mengikuti jejaknya, lama kelamaan negara ini jadi isinya orang teler semua.
Menurut saya yang tidak melakukan riset pada hal itu, pengillegalan ganja selain dikarenakan efek samping pada tubuh dan candu, ganja juga menimbulkan ‘perasaan tertentu yang bukan dari diri sendiri’ , yang intinya mengambil sebagian atau bahkan keseluruhan kesadaran dan kendali akan tubuh kita, sehingga kita menjadi tidak ‘bertanggungjawab’ pada tindakan kita (yang bisa saja sangat buruk)
Beberapa orang akan menjawab bahwa, alkohol pun dapat melakukan hal yang sama, dan saya setuju sekali. pada dasarnya ke-legalan alkohol sebagai minuman keras menjadi saya pertanyakan, karena jelas alkohol dapat membuat kita hilang kesadaran. jadi pengillegalan keduanya adalah hal yang relevan.
Saya juga tidak banya mengetahui tentang seluk beluk dari permasalahan pelegalan ganja, mungkin memang ganja tidak seberbahaya dan membahayakan seperti ‘stigma’ yang tertanam pada diri saya. namun alangkah baiknya ‘seneng’ karena emang seneng daripada di seneng-senengin :p